Text
Pengaruh campuran resin k-value 67 dan 74 terhadap kuat rekat kulit sintetis double coating dengan kain double knit Di PT X
PT X merupakan salah satu Perusahaan yang memproduksi kulit sintetis. Permasalahan yang terjadi pada proses produksi salah satunya yaitu kuat rekat yang kurang memenuhi standar perusahaan. Tidak terpenuhinya standar kuat rekat, bisa disebabkan karena penggunaan resin yang kurang tepat. Penggunaan resin berpengaruh terhadap handfeel barang jadi. Tujuan dari tugas akhir ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan resin terhadap kuat rekat dan handfeel serta menentukan kadar penggunaan resin yang tepat. Bahan yang digunakan yaitu resin K-value 67 dan 74, plasticizer, stabilizer, dan filler. Proses pembuatan kulit sintetis menggunakan metode double coating dengan memvariasikan penggunaan resin K-value 67 dan 74 pada adhesive coat dengan perbandingan (0:100, 10:90, 20:80, 30:70, 40:60, 50:50, 60:40, 70:30, 80:20, 90:10, 100:0). Standar Perusahaan kuat rekat artikel Y arah vertikal 3 kg/f dan arah horizontal 2,5 kg/f Pengujian kuat rekat menggunakan mesin tensile strength. Sedangkan handfeel artikel Y yaitu 9 cm, diuji menggunakan alat uji softness tester. Diperoleh hasil kuat rekat pada variasi penggunaan resin K-value 67 dan 74 dengan perbandingan (40:60) arah vertikal sebesar 3,3 kg/f dan arah horizontal 2,975 kg/f dengan handfeel barang jadi yaitu 9 cm, memenuhi standar Perusahaan.
Kata Kunci: Kulit sintetis, kuat rekat, resin K-value 67 dan 74, handfeel
Bibliografi halaman 42-44
TATPKP240001064 | 02 TPKP 2024 c.1 | Ruang Karya Ilmiah | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan |
Tidak tersedia versi lain