Text
Analisis Uji Kuat Tarik Dan Uji Korelasi Sandal Jepit Tipe X Pt Porto Indonesia Sejahtera Plant 3 Karanganyar
Salah satu penyebab pengembalian sandal jepit tipe X di PT Porto Indonesia Sejahtera Plant 3 Karanganyar adalah upper yang putus atau lepas dari telapak. Masalah ini berkaitan dengan kekuatan sambungan antara upper dan telapak, sedangkan uji kuat tarik sesuai SNI 8879:2020 belum pernah dilakukan. Penelitian ini bertujuan mengetahui kesesuaian nilai kuat tarik sandal jepit tipe X dengan SNI 8879:2020, serta mengidentifikasi bagian sandal yang memiliki korelasi signifikan terhadap kuat tarik. Metode yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan studi literatur. Data diambil melalui pengukuran komponen sandal menggunakan jangka sorong, serta uji kuat tarik sambungan menggunakan tensile strength tester. Hasil pengujian dalam satuan N/mm² dikonversi ke kilogram-force (kgf) dan dibandingkan dengan syarat mutu SNI 8879:2020. Analisis korelasi dilakukan menggunakan perangkat lunak SPSS dengan uji Pearson dan Spearman sesuai distribusi data. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai kuat tarik sandal jepit tipe X sebesar 19,18 kgf, melebihi batas minimal 12 kgf untuk sandal sistem sisip. Uji korelasi menunjukkan bagian sandal yang memiliki korelasi dengan kuat tarik yaitu kedalaman lubang pin (nilai korelasi 0,635 dengan tingkat signifikasi 0,001) dan panjang pengait (nilai korelasi 0,494 dengan tingkat signifikasi 0,014). Komponen lain seperti diameter lubang pin telapak, lebar pengait, dan tebal pengait tidak menunjukkan hubungan signifikan. Kesimpulannya, sandal jepit tipe X memenuhi syarat mutu SNI 8879:2020. Perbaikan desain disarankan fokus pada pengaturan kedalaman lubang pin telapak dan panjang pengait untuk meningkatkan daya tahan sambungan dan mengurangi pengembalian produk akibat upper lepas atau putus sambungan.
Bibliografi halaman 65
| TATPPK250001653 | 59 TPPK 2025 c.1 | Ruang Karya Ilmiah | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan |
Tidak tersedia versi lain