Text
Pengaruh Suhu Heater Terhadap Defect Melipat Produk Lid Berbahan Pet Pada Proses Vacuum Forming Di Pt Xyz, Indonesia.
Penelitian ini mengkaji pengaruh variasi suhu pemanasan (heater setting) terhadap cacat produk lid cup berbahan Polyethylene Terephthalate (PET) pada proses vacuum forming di PT XYZ. Lid cup berfungsi sebagai penutup kemasan yang menjaga kualitas dan keamanan produk, tetapi sering mengalami cacat melipat (folding defect) akibat distribusi suhu pemanasan yang tidak merata. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh variasi suhu heater terhadap kualitas produk dan menentukan suhu heater yang paling optimal untuk meminimalkan cacat. Metode yang digunakan meliputi observasi visual dan eksperimen dengan tiga variasi suhu pemanasan: 184⁰C, 194⁰C, dan 202⁰C. Hasil percobaan menunjukkan bahwa suhu pemanasan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tingkat folding defect. Suhu optimal untuk meminimalkan cacat melipat adalah 194⁰C, yang menghasilkan tingkat cacat terendah sebesar 2,39%, angka ini masih di bawah ambang batas kualitas perusahaan (
| TATPKP250001127 | 21 TPKP 2025 c.1 | Ruang Karya Ilmiah | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan |
Tidak tersedia versi lain