Text
Analisis Penggunaan Modifikasi Mesin Conveyor Cutting Pada Mesin Injection Blow Molding Dengan Metode Overall Equipment Effectiveness (Oee)
Tugas akhir bertujuan untuk mengevaluasi dampak modifikasi mesin conveyor cutting pada proses Injection Blow Molding (IBM) terhadap efisiensi produksi dengan menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE). Analisis menunjukkan bahwa setelah dilakukan modifikasi, terjadi peningkatan signifikan pada ketiga komponen OEE. Nilai availability meningkat dari 90,47%–95,14% menjadi 95,13%–100%, menandakan mesin lebih siap beroperasi dan downtime tidak terencana berkurang. Performance juga naik dari 85,16%–89,28% menjadi 98,90%–101,64%, menunjukkan percepatan proses produksi dan kestabilan kinerja mesin. Sementara quality rate sedikit meningkat dari 96,77% menjadi 97,08%–97,29%, mencerminkan penurunan produk cacat. Secara keseluruhan, nilai OEE meningkat dari 65,60%–81,81% menjadi 91,30%–96,01%, menegaskan peningkatan efektivitas total mesin. Selain itu, waktu siklus produksi menjadi lebih efisien dan konsisten, berkisar 92–96 detik per batch. Dengan demikian, penerapan mesin conveyor cutting terbukti mampu mengotomatisasi pemotongan inject point, mempercepat produksi, meningkatkan efektivitas mesin, serta menjaga alur produksi yang lebih stabil dan kualitas produk yang lebih baik.
Kata kunci: Conveyor cutting,Injection Blow Molding overall equipment effectiveness (OEE)
Bibliografi halaman 65-67
| TATPKP250001138 | 32 TPKP 2025 c.1 | Ruang Karya Ilmiah | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan |
Tidak tersedia versi lain