Text
Upaya Meminimalisasi Cacat Bond Gap Pada Sepatu Vulkanisasi Model PDH M25 Di PT Venamon, Bandung
Tugas Akhir ini membahas upaya meminimalisasi cacat bond gap pada sepatu vulkanisasi model PDH M25 di PT Venamon Bandung. Bond gap adalah kondisi tidak menempelnya bagian upper dengan outsole, yang menyebabkan sepatu tidak memenuhi standar kualitas dan harus menjalani proses rework, sehingga berdampak pada efisiensi waktu dan biaya produksi. Berdasarkan observasi dan wawancara, penyebab utama cacat ini adalah ketidakkonsistenan jarak buffing pada area arou. Penelitian ini bertujuan mengurangi terjadinya bond gap melalui metode eksperimen. Sebanyak 11 variasi jarak buffing dari garis bensole diuji untuk menemukan ukuran optimal. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa jarak ideal berada pada rentang 9–11 mm, dimana tidak ditemukan kasus bond gap maupun overbuffing. Solusi ini kemudian diimplementasikan dengan bantuan pita ukur sebagai alat bantu untuk menjaga konsistensi jarak saat proses buffing. Setelah penerapan standar jarak tersebut, terjadi penurunan jumlah bond gap hingga 32% pada beberapa hari produksi. Penerapan jarak buffing arou yang terstandar terbukti efektif dalam menurunkan tingkat cacat, meningkatkan kualitas produksi, serta dapat dijadikan acuan dalam peningkatan mutu proses moulding di industri alas kaki.
Bibliografi halaman 56-57
| TATPPK250001619 | 25 TPPK 2025 c.1 | Ruang Karya Ilmiah | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan |
Tidak tersedia versi lain